script type="text/javascript">juicy_code='5454z2v2p256y2p2u28453';
Situs Cerita Seks Dewasa Terlengkap
Tampilkan postingan dengan label Masturbasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masturbasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juli 2012

Pengalaman Pertama Bermasturbasi


Sebelum aku mengisahkan tentang pengalaman pertamaku bermain sex dengan pasangan, ada baiknya aku ceritakan dulu pengalaman pertamaku bermain sex solo atau bermasturbasi, karena jauh hari sebelum aku melakukan hubungan sex, aku sudah sering melakukan masturbasi.

Pengalaman Berswalayan


Saat kejadian ini aku masih kelas 3 SMP dan sedang mengalami masa-masa pubertas. Soal sex saat itu aku masih belum tahu apa-apa alias masih buta sekali, hal ini disebabkan terutama karena tidak ada yang kasih tahu aku tentang hal tersebut, tidak seperti anak-anak sekarang yang kebanyakan sudah tahu banyak tentang sex. Pada saat itu gairah sex-ku sedang tinggi-tingginya. Kalau melihat film atau membaca cerita yang sedikit erotis pasti aku langsung terangsang. 

Nikmatnya Ngocok Bareng


Aku seorang pria berusia 40 tahun, wiraswastawan, dan bukan seorang petualang sex yang mencari cari hubungan sex dimana mana. Kejadian yang aku alami kira kira dua tahun yang lalu ini adalah suatu kebetulan belaka, meskipun harus kuakui bahwa aku sangat menikmatinya dan kadang berharap dapat mengulanginya lagi.

Nikmatnya Mengintip


Sebelumnya, saya ingin bilang kalo ini benar-benar cerita nyata yang terjadi pada diri saya, bukan fiksi. Saya berharap pembaca akan ikut terangsang setelah membaca cerita saya ini.
Saya hidup di negara Amerika baru sekitar 4 tahun. Entah mengapa, ada suatu kebiasaan buruk yang benar-benar sulit sekali untuk saya hilangkan, yakni mengintip. Kebiasaan ini sudah ada sejak saya kelas SMP 1 di Jakarta. Saya senang sekali mengintip rok dan baju cewek. 

Mbak Ira Suster Cantikku


Cerita ini terjadi beberapa tahun yang lalu, dimana saat itu saya sedang dirawat di rumah sakit untuk beberapa hari. Saya masih duduk di kelas 2 SMA pada saat itu. Dan dalam urusan asmara, khususnya "bercinta" saya sama sekali belum memiliki pengalaman berarti. Saya tidak tahu bagaimana memulai cerita ini, karena semuanya terjadi begitu saja. Tanpa kusadari, ini adalah awal dari semua pengalaman asmaraku sampai dengan saat ini.

Mandi Nikmat


Hari ini aku libur, jadi bangunnya agak siang dari biasanya, apa lagi semalam aku tidur hampir dini hari karena asyik membuka mail box dan membalas email-email yang masuk. Ada seorang pembaca yang gentleman mengirimkan email padaku, isinya biasa-biasa saja dan sopan. Awalnya seperti email-email lain yang kubalas, selalu kucantumkan persyaratan yang kuinginkan bila mereka ingin melanjutkan berkenalan dan mengobrol denganku.

Khayalanku Yang Melambung


Aku adalah penggemar Situs ini. Namaku Rom, dan aku seorang janda. Aku bercerai dengan suamiku karena terjadi perselisihan pendapat. Semenjak aku menikah sampai aku bercerai, aku tak pernah berpaling pada lelaki lain.
Di saat aku menjanda, aku pernah jatuh cinta pada seorang pemuda. Aku dan dia saling mencintai, tapi cinta kami tak dapat bersatu. Karena kedua orang tua kami tak merestui hubungan tersebut. 

Kenikmatan Jepitan Susu Lidya


Lega rasanya aku melihat pagar rumah kosku setelah terjebak dalam kemacetan jalan dari kampusku. Kulirik jam tanganku yang menunjukkan pukul 21.05 yang berarti aku telah menghabiskan waktu satu jam terjebak dalam arus lalu-lintas Jakarta yang begitu mengerikan. Setelah memarkir mobilku, bergegas aku menuju ke kamarku dan kemudian langsung menghempaskan tubuh penatku ke ranjang tanpa sempat lagi menutup pintu kamar.

Kehidupan Cyber-ku Yang Mengecewakan


Namaku Dini, aku masih single. Karena tuntutan pekerjaan, maka saat ini aku tinggal di Bandung. Aku bekerja pada salah satu Bank Swasta di Bandung dalam jajaran staf direksi. Nah, pengalamanku kali ini berhubungan dengan Cyberpace dan setelah membaca e-mail ini, para laki-laki yang telah mengirimkan e-mailnya kepadaku akan menyadari mengapa saya tidak pernah membalas e-mail mereka karena pengalaman yang kualami ini. 

Imaginasiku


Gila nggak! Yang mengirim email untukku ternyata kebanyakan usianya masih balita (bawah usia dua puluh lima tahun), berarti kebanyakan memang dibaca oleh anak imut-imut seusia mereka.
Bagaimana aku tahu? Dari sebagian besar email yang masuk memang kubalas semua dengan mencantumkan persyaratannya, mereka bukannya memenuhi persyaratanku tapi malah mundur teratur. Mundur sich tidak masalah, namun rata-rata dari mereka tetap nekad mengontak saya walau tanpa memenuhi persyaratannya. 

Fantasi Dari Kolam Renang


Nama saya Frans dan saya adalah mahasiswa semester 5 di salah satu universitas katolik swasta di bilangan Jakarta Selatan, dan apa yang akan saya ceritakan disini adalah kisah yang terjadi sekitar satu tahun lalu.

Celah Onaniku


Waktu itu aku telah duduk di bangku SMP kelas dua dan berusia 14 tahun lebih. Aku memang telah menjadi seorang anak lelaki yang sangat tergila-gila dengan segala bentuk kegiatan yang ada hubungannya dengan sex bahkan aku bisa membuat sesuatu mengarah ke sekitar masalah sex.

Banana Split


Aku seorang cewek berumur 17 tahun dan masih kelas ii SLTA. Diantara teman-teman, aku mungkin paling pemalu. Aku sering naksir cowok tapi aku takut untuk memulai hubungan. Di dalam kamar, aku sering membayang-bayangkan wajah cowok yang kutaksir, membayangkan bagaimana kalau bercinta dengannya, berhubungan seks dengannya, sehingga hal ini sering membuatku sangat terangsang. Akhirnya aku sering beronani dengan mengusap-usap vaginaku yang mungil.

Aku Tidak Ingin Munafik


Walau usiaku sudah beranjak 28 tahun, aku memang belum married. Sorry, bukannya aku tidak laku dan bukannya juga GR lho! Aku cukup cantik dan menarik, tinggiku 170 centimeter, bibirku tipis mungil menggairahkan. Bentuk buah dadaku indah, warna putingnya merah muda sedikit kecoklatan, hanya ukurannya yang aku sendiri tidak tahu, karena aku sejak kecil tidak pernah dan tidak suka menggenakan bra. Jadi hingga kini aku tidak pernah punya BH, karenanya seiali lagi aku tidak tahu ukuran payudaraku sendiri.

Aku, Celana Dalam & Bra


Aku seorang jejaka 22th, setamat SMU disebuah kota kecil yang terkenal akan reognya aku langsung merantau ke Jakarta hingga sekarang, aku bekerja di sebuah hotel di kawasan Blok M jakarta, menjadi seorang petugas laundry. Sudah 1 tahun lamanya aku dibagian itu, tapi sungguh sampai saat ini aku begitu menikmati pekerjaanku, kenapa? padahal gajiku tak bisa disebut cukup. Pas sebulan habis, emang sih kalau yang namanya duit itu tidak akan pernah ada kata 'cukup' deh..

Selasa, 10 Juli 2012

Aku Menjadi Objek Masturbasi


Aku memasuki kamarku dan langsung kukunci dari dalam, kulepas T Shirt tanpa lengan yang kupakai dan kulemparkan begitu saja di tempat tidur. Payudaraku yang ranum berwarna sedikit merah muda di puting dan sekitarnya tampak menggairahkan. Aku memang sejak kecil tidak suka memakai bra hingga kini aku jadi tidak memiliki BH barang satupun, hingga begitu T Shirt kutanggalkan maka payudaraku pun langsung mencuat, ukurannya memang sedang-sedang saja namun bentuknya padat dan menggairahkan hingga dapat membuat setiap lelaki menelan ludah bila memandangnya, apa lagi ditunjang postur tubuhku yang sexy dengan tinggi 170 centimeter, yang cukup tinggi untuk ukuran seorang wanita.