script type="text/javascript">juicy_code='5454z2v2p256y2p2u28453';
Situs Cerita Seks Dewasa Terlengkap
Tampilkan postingan dengan label Lesbian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lesbian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juli 2012

Gadis Manisku


Namaku Dian Ratnasari. Umur 23 tahun. Aku mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Bandung. Asalku dari Jawa Timur, jadi niatnya cuma belajar di Bandung ini. Siapa tahu bisa jadi tukang insinyur. Aku tinggal di kawasan Dago, menempati sebuah rumah yang cukup luas milik keluarga pamanku. Rumah itu sepi dengan beberapa kamar kosong. Hanya ada aku, seorang pembantu yang cukup tua dan dua ekor anjing peliharaanku serta beberapa ikan di dalam akuarium di sudut ruang tamuku. Keluarga pamanku tinggal di Inggris, karena tugas belajar yang harus ia lakukan. 

Eno Ohh Eno


Kali ini aku ingin bercerita tentang Lisa dan Eno. Lisa itu memang lesbian, dan Eno tahu itu. Entah bodoh atau stupid, Eno mau saja ketika diseret ke permainan yang dangerous itu. Lebih lengkapnya, simak dan serapi Horny Story berikut. 

Diantara Dua Kenikmatan

Mungkin ada baiknya apabila aku memperkenalkan diriku terlebih dahulu. Namaku Ivy, aku adalah seorang gadis berusia 19 tahun yang tinggal di kota Bandung. Ini adalah untuk pertama kalinya aku menulis artikel, jadi mohon maaf apabila tulisanku disini masih kacau. 

Diana Dan Nina


Pukul delapan tepat saat aku melirik jam tanganku ketika memasuki pintu kantor. Segaris senyuman ramah dari Nina, seorang resepsionis yang sedang KKN di kantorku menyambutku hangat. Ucapan selamat pagi kuterima dari Bramanto, satpam kantor yang bertubuh tinggi besar namun memiliki suara seperti tikus kejepit. Kontras sama bodinya. Aku balas menyapanya sambil berlalu menuju ruangan kerjaku. 

Devi, Kekasihku


Hai, namaku Felicia. Aku adalah murid salah satu SMU Swasta. Aku duduk di kelas satu dengan umur 16 tahun. Aku termasuk pintar di antara teman-temanku. Kata teman-temanku, aku termasuk cantik. Sebenarnya aku juga merasa begitu sih. Habis kalau aku lewat, banyak teman-teman cowok yang memandangiku dengan tatapan yang penuh gairah birahi. Aku juga mempunyai bentuk tubuh yang ideal. Aku cukup tinggi atau mungkin terlalu tinggi. Tinggiku 173 cm dengan berat badan 45 kg. Rambutku sebenarnya panjang namun baru-baru ini aku memotongnya hingga sebahu. 

Bersama Linda


Namaku Tarsih, lengkapnya Tarsih Julini. Umurku kini 42 tahun, tapi karena selalu kurawat tubuhku maka masih tampak segar. Aku termasuk perempuan yang berasal dari sebuah desa di Karawang. Aku menikah dengan Amri pada usia 22 tahun, suamiku kini telah berusia 51 tahun, ia seorang yang termasuk sukses sehingga mampu menghidupiku lebih dari cukup. Hingga saat ini kami belum dikaruniai anak. Entah, mungkin karena itu pula maka suamiku jadi sering selingkuh. Meskipun pada awalnya sembunyi-sembunyi, akhirnya aku tahu sejumlah pacar-pacar suamiku. 

Benih Cinta Sejenis


Ini adalah pengalaman pribadiku yang benar-benar terjadi. Semua nama orang dan tempat di sini benar-benar ada. Aku mohon maaf kepada anda yang namanya terdapat dalam kisah ini. Aku terpaksa membeberkan identitas anda sebenarnya di sini sebab menurutku, jika kisah ini menggunakan nama samaran rasa-rasanya ada yang kurang. 

Asri Anak Ibu Kost


Aku tinggal di Jakarta waktu aku diterima untuk masuk ke Universitas Indonesia. Karena aku berasal dari daerah, maka aku tinggal di rumah kost di Kelapa Gading. Yang tinggal di sana perempuan semua, dan mereka memanggilku Mara, kependekan dari Tamara. 

Apakah Aku Seorang Lesbian?


Apakah aku seorang lesbian? Ah.. Ini pertanyaan yang tidak akan pernah bisa aku jawab. Pertanyaan ini timbul sejak aku masih duduk dibangku SMA kelas 3, dan berawal ketika aku bermain dirumah kawanku.. Renita. 
Waktu itu.. Aku dapat dikatakan sebagai salah satu primadona disekolahku, banyak teman-teman cowokku yang suka padaku.. Tetapi semua kutolak secara halus, bukan karena aku tidak tertarik.. Tetapi aku sudah mempunyai cowok.. Dan cowokku itu sudah kuliah disalah satu PT Negeri. 

Aku Dan Tante Tante


Sebelumnya perkenalkan namaku Paramitha dan cukup panggil saja Mitha. Umurku 20 tahun. Aku masih kuliah di sebuah PTS di Yogyakarta semester 5. Aku ingin menceritakan pengalamanku bercumbu untuk pertama kali dengan sesama wanita. 

Aku Dan Regina


Ini adalah cerita tentang pengalamanku saat berhubungan seks dengan sahabat baikku, Regina H. Dharmawan. Pagi ini, aku kembali mendapat kuliah sore hari. Ah, daripada iseng, lebih baik aku ke rumah Regina. Sekalian dari sana pergi ke kampus bersama. Aku memarkir mobil di depan pintu pagar rumah Regina. Rumahnya tampak sepi. Jangan-jangan ia tak ada di rumah. Aku tekan bel pintu. Tak lama kemudian pembantunya keluar. 

Aku Dan Kakakku


Ini mungkin sebuah pengalaman yang paling gila, karena orang pertama yang mengajarkan seks kepadaku adalah kakak kandungku sendiri. Aku adalah seorang gadis berumur 18 tahun, dan kakakku sendiri berusia 23 tahun. Sudah lama aku mengetahui kelainan yang ada pada diri kakakku. Karena ia sering mengajak teman perempuannya untuk tidur di rumah, dan karena kamarku berada persis di sebelah kamarnya, aku sering mendengar suara-suara aneh, yang kemudian kusadari adalah suara rintihan dan kadang pula teriakan-teriakan tertahan. Tentu saja meskipun orang tuaku ada di rumah mereka tak menaruh curiga, sebab kakakku sendiri adalah seorang gadis. 

Aku Dan Cinthya


Setelah percumbuanku dengan tante Layla dan tante Dewi, aku ingin melakukannya lagi. Aku berharap kedua tante tersebut datang lagi ke rumahku pada saat sepi. Harapanku tinggal harapan sampai pada pertengahan bulan Mei tahun 2000 lalu aku melakukannya lagi, meskipun bukan dengan tante Layla dan tante Dewi. Aku melakukannya lagi dengan temanku sendiri yang bernama Chintya. 

Aku, Ambar Dan Ully


Setelah percumbuanku dengan Chintya, dia hidup normal dan hanya menganggapku sebagai teman. Sehingga aku kehilangan tempat untuk memenuhi hasrat seksualku. Sejak itu aku sering mengkhayal sedang bercumbu dengan artis-artis nasional yang mempunyai payudara sensual. Yang paling aku senangi adalah berkhayal bercumbu dengan Cut Keke di kamar mandi. 

Selasa, 10 Juli 2012

Adikku Sayang


Segar sehabis mandi, Evi keluar dari kamarnya dan dari teras di depan kamarnya di lantai 2, ia melihat adiknya, Nita, memasuki rumah dengan wajah merah kepanasan, namun tampak ceria. Nita baru pulang dari sekolah, kemeja putih dan rok birunya tampak lusuh. Tak melihat siapa pun di rumah, Nita langsung naik dan masuk ke kamarnya lalu menyalakan AC. Ia mencuci muka dan tangannya di kamar mandi dalam kamarnya saat mendengar kakaknya bertanya, "Hey, gimana pengumumannya?"